DAILY LIFE WITH GOD

Oct 2017
17
Mendua-hati Antara Allah dan Dunia Merupakan Tipuan Iblis
oleh: Richard Baxter
Diterjemahkan oleh: Vinny

17 Oktober

Mendua-hati Antara Allah dan Dunia Merupakan Tipuan Iblis

“Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon” Matius 6:24

Sebagai anak Allah, pastikanlah di hati Anda tidak terdapat tempat cadangan bagi dunia dan kedagingan. Anda tidak sepatutnya membagi hati Anda antara Allah dan harta benda fana dunia. Orang munafik memberikan kepada Allah hanya bagian yang dapat disisihkan oleh kedagingan. Jika Iblis tidak dapat menghalangi Anda meng­usa­ha­kan pembaruan, ia akan berupaya menipu Anda dengan perubahan yang palsu dan setengah-setengah. Dengan perubahan yang hanya sebagian, ia dapat memengaruhi Anda dengan mengira Anda sudah benar-benar diperbarui dan dikuduskan sehingga Anda tidak lagi mengusahakan pertumbuhan lebih lanjut. Ketika Anda berpikir dapat membagi setengah-setengah antara Allah dan dunia, dan mendapatkan keduanya, yaitu hasrat kesenangan kedagingan dan kemakmuran duniawi, dan sekaligus juga kesela­mat­an Anda, maka Anda sedang mencoba melayani Allah dan mamon. Ini adalah karakter asli orang munafik yang menipu dirinya sendiri. Ia tidak akan melepaskan geng­gam­annya atas harta benda saat ini, maupun minat duniawinya demi Kristus, selama ia dapat terus mempertahankannya. Ia tidak akan bertumbuh lebih rohani lagi dari kedu­duk­an yang berhubungan dengan kesejahteraan pribadinya. Ia benar-benar seorang yang berpola pikir duniawi.

Ia sadar ia pasti mati, karena itu ia melaksanakan sebanyak mungkin aktivitas sere­monial agama sebagai cara mempertahankan kesejahteraan sementaranya. Ia mene­tap­kan hati menjadi orang saleh demi mengokohkan kehidupan kedagingan duniawinya. Ia menjadi orang pertama yang akan menjadikan setiap dosa bersifat kontroversial sesuai dengan kepentingan kedagingannya. Ia tidak melihat dirinya sebagai seorang munafik, dan tidak seorang pun boleh berpendapat demikian, jika mereka tidak ingin dicap sebagai orang yang kurang mengasihi. Ia hanya mencari pendapat orang yang akan menyetujui apa yang dianggapnya benar. Wahai saudara, terimalah peringatan atas dosa semacam ini dan bahayanya!

Yesus mengajarkan kepada Anda betapa penting bagi para murid-Nya untuk menyangkal diri. Anda wajib memikul salib-Nya, dan mengikuti Dia di dalam penderita­an-Nya sebagai syarat menjadi salah seorang murid-Nya. Camkanlah harga menjadi pengikut Kristus. Selidikilah hati Anda jangan sampai ada ruang cadangan tersembunyi bagi hasrat dan kekayaan dunia. Terimalah Allah sebagai kecukupan Anda, ya, bahkan sebagai segalanya, jika tidak, Anda tidak mempertuhankan Allah.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Richard Baxter (1615-1691), A Christian Directory, I: 11,24-26

Pembacaan Alkitab  Dalam Setahun: Luk. 12:35–13:21; Yoh. 9:1-41

JEJAK DEVOTION