DAILY LIFE WITH GOD

Aug 2017
18
Providensi Allah Membawa Kita Sampai Pada Kemuliaan
oleh: Ezekiel Hopkins
Diterjemahkan oleh: Vinny

18 Agustus

Providensi Allah Membawa Kita Sampai Pada Kemuliaan

“Sebab aku cemburu kepada … kemujuran orang-orang fasik … sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka” Mazmur 73:3,17

Providensi merupakan tindakan Allah, sesuai dengan hikmat kekal-Nya, di mana Ia menjaga dan mengatur, dan mengarahkan segala sesuatu kepada tujuan akhir yang telah ditetapkan terutama bagi kemuliaan-Nya. Penting bagi hati kita untuk mengerti kebenaran ini sehingga kita mengakui Allah dengan menaikkan pujian kepada-Nya atas segala kebaikan yang dikaruniakan, dan merangkul hal buruk dengan kesabaran. Banyak orang meragukan providensi Allah tatkala melihat kemujuran orang fasik, dan orang saleh sering kali dilanda kemiskinan, kehinaan, dan cela. Orang kaya fasik itu berpesta setiap hari, sedangkan Lazarus yang saleh kelaparan di depan gerbang si pelahap, ditemani anjing-anjing yang menjilati borok-boroknya. Apakah kepedulian Allah yang khusus malah menyediakan hidangan penuh di meja si pelahap, dan remah-remah belaka bagi anak-Nya? Pertanyaan ini telah menjadi masalah sepanjang zaman. Sesungguhnya ini merupakan sebuah penegasan, bukan kontradiksi, tentang providensi Allah.

Dunia senantiasa membenci anak-anak Allah, tetapi Allah menopang mereka di tengah-tengah amarah dan kebencian para musuh mereka. Meskipun terus menerus ditindas, mereka tidak pernah tercabut dari dunia. Kita melihat kekuatan dan kepedulian Allah Mahakuasa yang melindungi semak belukar tidak terbakar di tengah-tengah kobaran api. Apabila Ia mendatangkan malapetaka kepada anak-anak-Nya sendiri, itu untuk menguji mereka. Apa yang dimiliki oleh orang fasik di dunia ini hanyalah sebatas apa yang mungkin mereka dapat harapkan.

Perbedaan perlakuan dalam providensi Allah di dalam kehidupan ini akan menjadi nyata pada hari penghakiman. Berkat-berkat di dalam kehidupan ini mungkin bukanlah belas kasihan atau kemurahan, melainkan justru perangkap-perangkap. Oh, janganlah pernah menyebut kenikmatan orang kaya sebagai ‘kebaikan’, jika hal itu berakhir dengan penyiksaan! Apa gunanya terbungkus dengan jubah ungu jika sekarang terbungkus dalam kobaran api? Borok-borok Lazarus bukanlah sesuatu yang jahat jika ia sekarang berada dalam pangkuan Abraham. Pada hari itu, segala sesuatu akan menjadi jelas. Allah mungkin memberkati orang dengan penderitaan, dan mengutuk dengan kemakmuran. Tidak ada kebaikan sejati selain apa yang menghasilkan kebahagiaan kekal.

Diterjemahkan dari buku “Voices From The Past” dengan cuplikan tulisan Ezekiel Hopkins (1634-1690), Works, III:371-382.

Pembacaan Alkitab Dalam Setahun:  Yehezkiel 10:1–13:23

JEJAK DEVOTION